• Kamis, 29 September 2022

Polri Perkuat Pembuktian Ilmiah Kasus Saling Tembak Sesama Personil Polisi

- Minggu, 17 Juli 2022 | 19:17 WIB
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo. (Humas Polda Sulut)
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo. (Humas Polda Sulut)



My Sulut - Untuk menghidari segala spekulasi atas kasus saling tembak sesama anggota polisi, Polri terus memperkuat pembuktian ilmiah terhadap kasus tersebut.

Polri saat ini memperdalam kasus penembakan Brigadir J oleh Bharada E di rumah dinas Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo.

Terkait kasus ini, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah membentuk tim khusus gabungan internal dan eksternal.

Baca Juga: Seorang Brigadir Jendral Tewas Dalam Tragedi Saling Tembak Sesama Anggota Polisi

Tim gabungan itu diperintahkan melakukan penyidikan dengan mengedepankan pendekatan Scientific Crime Investigation (SCI).

“Untuk menghindari spekulasi yang dianalogikan tanpa didukung oleh pembuktian ilmiah dan bukan orang yang expert di bidangnya justru akan memperkeruh keadaan,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo dalam keterangan pers di Jakarta, Minggu 17 Juli 2022.

Irjen Dedi Prasetyo pun memaparkan, proses pembuktian ilmiah yang dilakukan oleh jajaran kepolisian.

Baca Juga: Bukan Hoax: Tiga Hari Lagi Kominfo Blokir Facebook, Instagram, WhatsApp, YouTube dan TikTok

Dalam hal ini, pihak kedokteran forensik terus berupaya merampungkan hasil autopsi.

Selanjutnya, laboratorium forensik tengah melakukan uji balistik dari proyektil, selongsong dan senjata api dalam peristiwa itu.

“Di tempat kejadian perkara (TKP), pihak Inafis akan melakukan olah TKP untuk menemukan sidik jari DNA, mengukur jarak dan sudut tembakan, CCTV, Handphone dan lainnya,” ujar Irjen Dedi Prasetyo.

Baca Juga: Kesehatan: Waspada Tujuh Penyebab Serangan Jantung Koroner, Penyakit Paling Mematikan di Dunia

Secara paralel, kaat Irjen Dedi Prasetyo, Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri juga melakukan pemeriksan ke sejumlah saksi-saksi dan memberikan asistensi ke tim penyidik dari Polres Metro Jakarta Selatan.

Dengan keseluruhan proses pembuktian ilmiah ini, kata Dedi, diharapkan fakta yang sebenarnya akan terungkap.

Nantinya, Polri akan menyampaikan secara objektif dan transparan kepada masyarakat terkait dengan penanganan perkara ini.

Baca Juga: Jangan Sampai Terlambat Dapat Rp600 Ribu Empat Bulan, Ayo Segera Daftar Sekarang

“Mohon bersabar dulu biar tim bekerja. Jadi nanti hasilnya akan sangat jelas dan komprehensif karena bukti yang bicara secara ilmiah dan ada kesesuaian dengan hasil pemeriksaan para saksi-saksi,” pungkasnya. ***

Editor: Wenseslaus Leriando Kambey

Sumber: Humas Polda Sulut

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bharada Eliezer Cabut Kuasa Terhadap Pengacara

Jumat, 12 Agustus 2022 | 07:38 WIB

Demokrat Belum Miliki Bakal Calon Presiden 2024

Jumat, 5 Agustus 2022 | 17:44 WIB

Terpopuler

X