• Kamis, 29 September 2022

Bukan Hoax: Hari Ini Kominfo Bakal Blokir Facebook, Instagram, WhatsApp, YouTube, Google dan TikTok

- Rabu, 20 Juli 2022 | 08:07 WIB
Kominfo dikabarkan akan blokir sosial media termasuk aplikasi WhatsApp hingga Google yang sering digunakan oleh warganet di Indonesia. (Pixabay)
Kominfo dikabarkan akan blokir sosial media termasuk aplikasi WhatsApp hingga Google yang sering digunakan oleh warganet di Indonesia. (Pixabay)



My Sulut - Kominfo berencana akan memblokir sejumlah sosial media, seperti Facebook, Instagram, WhatsApp, YouTube, Google dan TikTok, tertanggal 20 Juli 2022, hari ini.

Adapun rencana pemblokiran sosail media yang diantaranya Facebook, Instagram, WhatsApp, YouTube, Google dan TikTok, sesuai batas waktu yang ditentukan Kominfo.

Pasalnya, rancana pemblokiran terhadap seluruh media sosial, seperti Facebook, Instagram, WhatsApp, YouTube, Google dan TikTok, sudah sejak lama menjadi agenda penting Kominfo.

Baca Juga: Khabib Nurmagomedov Lawan Michael Jordan Bisa Jadi Duel Akbar di Dunia, Bos UFC Siap Wujudkan

Itu karena, sejak beberapa bulan terakhir, Kominfo telah meminta kepada perusahaan pemilik aplikasi media sosial, seperti Facebook, Instagram, WhatsApp, YouTube, Google dan TikTok, untuk melakukan pendaftaran Penyelenggara Sistem Elektronik atau disebut PSE Lingkup Privat.

Dan Kominfo tengah mengultimatum batas waktu pendaftaran PSE akan berakhir pada 20 Juli 2022.

Pendaftaran PSE merupakan syarat yang wajib dilakukan, sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Baca Juga: Nathalie Holscher Ungkap Secara Gamblang Sosok Pengganti Sule

Peraturan perundang-undang tersebut yakni, bahwa seluruh aplikasi yang memiliki sistem elektronik privat harus didaftarkan.

Pemblokiran akan dilakukan, jika tidak dilakukan pendaftaran PSE tersebut, sebagaimana ketentuan yang sudah disyaratkan.

Kominfo pun menegaskan, pemblokiran akan dilakukan tanpa memandang perusahaan pemilik aplikasi, baik itu lokal maupun global.

Baca Juga: AKBP Raden Brotoseno Dipecat dari Polri, Ini Dukungan Sang Istri Tata Janeeta

Sebab, perusahaan-perusahaan penyedia layanan privat, wajib mendaftar PSE.

Beberapa waktu lalu, Kominfo telah mensosialisasikan rencana melakukan pemblokiran terhadap seluruh media sosial, seperti Facebook, Instagram, WhatsApp, YouTube, Google dan TikTok.

Pemblokiran terhadap media sosial akan dilakukan Kominfo, jika pihak perusahaan aplikasi belum mendaftar Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) kepada pemerintah.

Baca Juga: Titi Kamal Pakai Seragam SMA di HUT Ussy Sulistiawaty, Pesonanya Tak Pernah Hilang

Tujuan dilakukan pemblokiran, untuk PSE yakni memberikan perlindungan keamanan dan menciptakan ruang digital yang aman serta sehat.

Berdasarkan data Kominfo, perusahaan besar seperti Facebook, Instagram, WhatsApp, YouTube, Google dan TikTok, saat ini belum terdaftar dalam situs resmi Kominfo.

Sejak 2015 hingga 22 Juni 2022, ada 4.540 PSE yang baru terdaftar di Indonesia, antara lain 4.472 PSE dari domestik dan 68 PSE dari luar negeri.

Baca Juga: Sule dan Nathalie Holscher Bersepakat Bercerai, Nasib Adzam Bagaimana?

Juru Bicara Kominfo Dedy Permadi menjelaskan kebijakan tersebut diputuskan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik dan Peraturan Menteri Kominfo Nomor 5 Tahun 2020 atas Perubahan Peraturan Menteri Kominfo Nomor 10 Tahun 2021 tentang Penyelenggara Sistem Elektronik Lingkup Privat.

“Bagi yang sudah mendaftar, perlu mendaftar ulang jika belum sesuai sistem Online Single Submission Risk Base Approach (OSS RBA) Kominfo."

"Sedangkan bagi PSE lain yang belum pernah melakukan pendaftaran dan memenuhi kriteria wajib daftar, perlu segera melakukan pendaftaran,” kata Dedy Permadi, pada 25 Juni 2022.

Baca Juga: TIPS: Apa Itu Depresi atau Kecemasan? Inilah Cara Memahami Emosi Anda

Ia mengungkapkan jika PSE tak mendaftar di Indonesia, maka semua aplikasi ataupun platfrom digital akan beroperasi tanpa adanya pengawasan hingga koordinasi dari Kominfo.

Jika kemudian hari PSE yang belum mendaftar mengalami masalah atau adanya pelanggaran, Kominfo akan kesulitan menangani masalah tersebut.

Berdasarkan keterangan tersebut, Kominfo memberikan sejumlah alasan mengapa PSE harus segera mendaftar kepada pemerintah, dikutip dari laman Instagram Indonesiabaik.id:

Halaman:

Editor: Wenseslaus Leriando Kambey

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bharada Eliezer Cabut Kuasa Terhadap Pengacara

Jumat, 12 Agustus 2022 | 07:38 WIB

Demokrat Belum Miliki Bakal Calon Presiden 2024

Jumat, 5 Agustus 2022 | 17:44 WIB

Terpopuler

X