• Kamis, 29 September 2022

Berstatus Tersangka Penistaan Agama, Roy Suryo Ditahan

- Sabtu, 6 Agustus 2022 | 09:39 WIB
Postingan Roy Suryo sebelum ditetapkan sebagai tersangka penitaan agama. (Tangkapan Layar Twitter @KRMTRoySuryo2)
Postingan Roy Suryo sebelum ditetapkan sebagai tersangka penitaan agama. (Tangkapan Layar Twitter @KRMTRoySuryo2)



My Sulut - Roy Suryo, pakar telematika kini berstatus tersangka dan ditahan, dengan sangkaan sebagai pelaku penista agama.

Pasalnya, Roy Suryo pada beberapa waktu lalu, mengunggah meme stupa Candi Borobudur mirip wajah Presiden Joko Widodo.

Hal itulah kemudian dilaporkan bahwa Roy Suryo melakukan perbuataan penistaan agama.

Baca Juga: Kepribadian Bharada E Menurut Kawannya di Manado

Penahanan terhadap tersangka Roy Suryo, oleh Polda Metro Jaya, Jumat 5 Agustus 2022, kemarin.

Roy Suryo ditahan, dibenarkan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan.

Menurutnya, dengan adanya penahanan tersebut, maka Roy Suryo telah resmi ditetapkan sebagai tersangka.

Baca Juga: Kasus Kematian Brigadir Yosua, Bareskrim Polri Bertanggung Jawab Tiga Laporan

Sebelum ditahan sebagai tersangka, Roy Suryo sempat melalui sejumlah pemeriksaan.

"Penyidik memutuskan mulai malam hari ini terhadap saudara Roy Suryo Notodiprojo, laki-laki usia 52 tahun sebagai tersangka dalam kasus ujaran kebencian ini, mulai malam ini dilakukan penahanan," katanya, dikutip dari laman PMJ News, Sabtu, 6 Agustus 2022.

Zulpan juga menjelaskan bahwa Roy Suryo ditahan lantaran dikhawatirkan akan menghilangkan barang bukti.

Baca Juga: Kasus Kematian Brigadir J, Komnas HAM Kantongi Sejumlah Bukti

Diketahui, pihak kepolisian juga telah menyita sejumlah barang bukti dalam kasus penistaan agama yang dilakukan oleh Roy Suryo tersebut.

"Beberapa barang bukti yang disita mulai malam ini terkait tindak pidana ini di antaranya adalah akun Twitter Saudara Roy Suryo, 'handphone' Saudara Roy Suryo dan 'handphone' dari saksi atas nama Ade Suhendrawan," ujar Zulpan.

Sebagai informasi, atas kasus tersebut, Roy Suryo disangkakan dengan Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45 Ayat 2 Undang-Undang RI Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 11 tahun 2008 tentang ITE.

Baca Juga: Daftar di KPU Secara Bersamaan, Bukti KIB Tetap Solid Menuju Pemilu 2024

Dengan begitu, Roy Suryo mendapatkan ancaman pidana paling lama 6 tahun penjara atau denda Rp1 miliar.

Selain itu, Roy Suryo juga disangkakan dengan Pasal 156a Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Penodaan Agama dan Pasal 15 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946.

"Tersangka juga kita kenakan Pasal 156a KUHP, ancaman pidananya adalah 5 tahun penjara dan yang ketiga adalah Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana dengan hukuman penjara setinggi-tingginya 2 tahun penjara," tutur Zulpan.

Baca Juga: Demokrat Belum Miliki Bakal Calon Presiden 2024

Sebelumnya, Roy Suryo kembali diperiksa oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya terkait penetapannya sebagai tersangka atas kasus meme stupa Candi Borobudur pada Jumat, 5 Agustus 2022.

Sebelum diperiksa atas kasus tersebut, Roy Suryo terlebih dahulu menjalani check up kondisi kesehatannya dan dinyatakan sehat.***

 

 

 

Halaman:

Editor: Wenseslaus Leriando Kambey

Sumber: PMJ News, Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bharada Eliezer Cabut Kuasa Terhadap Pengacara

Jumat, 12 Agustus 2022 | 07:38 WIB

Demokrat Belum Miliki Bakal Calon Presiden 2024

Jumat, 5 Agustus 2022 | 17:44 WIB

Terpopuler

X